Determinan Non Performing Loan (NPL) Perbankan Di Indonesia Dengan Loan To Asset Ratio Sebagai Variabel Moderating

Authors

  • Aulia Rahman Harahap Universitas Harapan Medan

DOI:

10.33395/juripol.v9i02.16614

Keywords:

Non-Performing Loan (NPL), Biaya Operasional (BOPO), Loan to Asset Ratio (LAR) dan Loan To Deposite Ratio (LDR)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan yang mempengaruhi Non Performing Loan (NPL) pada perbankan yang terdapat di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian asosiatif kausal (hubungan sebab akibat) dan jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Data yang digunakan diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang telah di audit pada Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan periode 2019-2024, yang berjumlah 43 perusahaan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 perusahaan diperoleh menggunakan purposive sampling. Teknik yang digunakan adalah teknik Regresi Linier Berganda data panel dan Regresi Moderasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara serempak Gross Domestic Product/GDP, Inflasi, Pengangguran, Tingkat suku Bunga, Capital Adequecy Ratio (CAR), Biaya Operasional (BOPO), Loan To Deposite Ratio (LDR) berpengaruh signifikan terhadap NPL pada perusahaan perbankan di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2024. Secara Parsial, Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Non-Performing Loan (NPL), Pengangguran dan Biaya Operasional (BOPO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Non-Performing Loan (NPL), Tingkat Suku Bunga dan Loan To Deposie Ratio (LDR) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Non-Performing Loan (NPL dan LAR tidak memoderasi hubungan Loan To Deposite Ratio (LDR) terhadap Non Performing Loan/NPL pada Perusahaan Perbankan Go Public di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2024.

GS Cited Analysis

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads