Pengembangan IEDI Versi Beta sebagai Kerangka Pengukuran Ekosistem Digital Perkotaan: Uji Coba di Jakarta, Bandung, dan Surabaya
DOI:
10.33395/jmp.v15i3.16665Keywords:
Ekosistem digital, Indeks komposit, Ekonomi digital, Infrastruktur Digital, Masyarakat Digital, Transformasi digital perkotaanAbstract
Transformasi digital perkotaan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan internet, tetapi juga oleh pemanfaatan teknologi dalam aktivitas ekonomi dan kemampuan masyarakat menggunakannya secara aman dan produktif. Penelitian ini mengembangkan Indeks Ekosistem Digital Indonesia (IEDI) Versi Beta sebagai kerangka eksploratif pengukuran ekosistem digital tingkat kota. Tiga dimensi, yaitu Infrastruktur Digital, Ekonomi Digital, dan Masyarakat Digital, diturunkan melalui pemetaan delapan kerangka nasional dan internasional serta dioperasionalisasikan menjadi 18 indikator. Penelitian menggunakan mixed methods melalui survei terhadap 360 responden purposif di Jakarta, Bandung, dan Surabaya, wawancara semi-terstruktur, serta data sekunder untuk triangulasi dan kalibrasi eksternal awal. Data kuesioner dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalisasi Min–Max, pembobotan setara, dan agregasi. Hasilnya menunjukkan skor Infrastruktur Digital 67,14, Ekonomi Digital 61,90, Masyarakat Digital 46,26, dan skor agregat IEDI 58,44 dalam kategori Sedang/Berkembang. Temuan menegaskan perlunya penguatan literasi digital kritis, kualitas layanan internet, keamanan data, dan dukungan digitalisasi UMKM. Hasil ini terbatas pada sampel tiga kota penelitian tersebut.
Downloads
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rachelina Putri Arta Saragih, Heroe Wijanto, Nachwan Mufti Adriansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.











